Bismillahirrahmanirrahim..
22/9/2016
Pertama kali terbang ke sabah dengan status isteri orang..
.
Alhamdulillah thumma Alhamdulillah.
Tiada lagi pujian yang hendak diucapkan kepada Sang Pencipta dengan nikmat yang hebat ini.
Bergelar seorang isteri kepada seorang lelaki..perkenalan yang hanya sebulan dan kemudian diijabkabulkan dengan sekali lafaz ja..
Percaturan yang hebat..
Dengan sekali lafaz..kita sah jadi suami isteri..Alhamdulillah..
Mjlis kedua2 pihak pon berjalan lancar..
Ramai yang datang..xsangka sangat2..
Mereka dtg bawak doa..bwk keberkatan utk kita..Alhamdulillah.
.
10 hari bersama menjalani kehidupan sbg suami isteri..tetapi dek urusan kerja kita berpisah untuk sementara..
InsyaAllah nati kita jumpa lagi ye abang.
.
Semalam..tatkala menghantar abang di gate J4 untuk penerbangan ke sibu..1 perasaan yang xpernah sayang rasa..sayang cuba kawal..kita borak2..makan2..selfie utk last b4 terbang..tapi sayang kalah..air mata ni laju turun bila abang melangkah ke masuk..siyesly sayang xkuat..rasa nk lari peluk abang..xnak mengiyakan perpisahan ini..
.
Allah hantar perasaan syg + cinta + rindu itu..untuk abang..hebat org yang dah pjj sampai belas2 tahun..sayang salute la..even sayang yang hati batu ni boleh gugur air mata sbb terlalu sakit memendam rindu..
.
Dah xda orang nk kacau tido..dah xda orang nak peluk2..dah xda orang nak sentuh bila sayang dah amik wuduk..hahahhaa..bila teringat moment2 tu syg rasa hebatnya Allah..hadirkan seorang lelaki yang sangat baik.soleh..seperti yang sayang minta dalam doa setiap kali waktu solat..Allah angkat rintihan tu dan Allah bagi bila tiba masanya..
.
Dia memberi mengikut apa yang kita mampu.bukan sbb apa yang kita hendak..even awal mula2 kita knl tu sedikit awkward tu ada..
.
Sempat syg titipkan 1 nota..atas angpow..untuk abang..pesanan dan permohonan maaf sbb xmampu jd isteri yg sempurna..jaga makan pakai abang..
Skrg sayang dlm perjalanan ke ld tp kena patah blik sbb berkabus..xleh nak landing..ujian sedikit Allah bg..doakan selamat sampai..
.
Benar jodoh itu rahsia..jadi jgn sampai kita lupa akan tugas kita sbg khlifah di bumi ini..dek kerana sibuk mengejar cinta manusia..percayalah.saat tiba masanya..takkan cepat takkan lambat walaupun seminit..keep doa dan yakin dengan Allah..dia takkan sia2 kan hambanya..
.
Abang..rindu dah hadir menjengah..
Mohon hati kita kuat utk tempuhi alam pjj ini..
.
Tulusly,
Sayang

Alif: Addib (didiklah adab). Didiklah anak sopan santun

Ba’: Bayyin (jelaskan). Jelaskan pendapat dan nasehat Ayah dan Bunda.

Ta’: Ta’assaf (minta maaflah). Tak ada aib bagi orang tua untuk meminta maaf kepada anaknya.

Tsa’: Tsaqqif (didiklah). Didiklah anak Anda dan bekali mereka dengan pengetahuan. Pengetahuan yang membantu anak membangun kepribadian yang bijak.

Jim: Jaahid (berjihadlah). Berjihadlah bersama anak-anak Anda di jalan Allah. Jenis-jenis jihad sangat banyak, dan berperang di jalan Allah adalah tingkatan yang tertinggi.

Ha: Habbib (buat mereka mencintai). Buatlah mereka mencintai kebaikan.

Kha: Khaalil (jadilah teman). Jadilah teman bagi putra putri Anda. Jadilah teman bicara bagi mereka untuk memahami maksud mereka dan mengetahui rahasia-rahasia mereka. Jadilah kawan bagi mereka untuk selalu menasihati dan mengarahkan mereka.

Dal: Daafi’ (belalah). Belalah putra Anda. Jangan biarkan mereka menjadi umpan empuk Iblis dan para tentaranya, baik dari golongan jin dan manusia.

Dzal: Dzakkir (beri peringatan). Karena peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman, sebagaimana dalam firman Allah di surat Adz-Dzariyat : 55.

Ra: Raghghib (beri harapan). Berilah harapan untuk meraih surga yang paling tinggi.

Za: Zayyin (hiasilah). Hiasilah kata dan ucapan Anda. Kata-kata yang baik mempunyai pengaruh di dalam jiwa anak.

Sin: Sallim (ucapkan salam). Ucapkan salam kepada putra dan putri Anda.

Syin: Syaarik (temanilah). Temanilah putra dan putri Anda dalam tanggung jawab mereka ketika mereka meminta Anda secara langsung.

Shad: Shil (eratkan hubungan). Eratkan hubungan Anda dengan anak. Ajarkan mereka bagaimana menjaga tali silaturahmi dengan kerabat. Ini adalah ajaran agama Islam dan merupakan salah satu prinsip interaksi dalam beragama.

Dhad: Dhaarib (ajari bertransaksi). Ajari anak Anda bertransaksi yang halal seperti berdagang dan jual beli. Agama kita menganjurkan kita untuk tidak mengemis, menyerah atau menggantungkan diri pada orang lain.

Tha: Thabbib (obati). Obati putra-putri Anda. Jangan telantarkan mereka karena kesibukan Anda atau prasangka buruk. Bersegeralah bertindak untuk menjaga mereka dari sakit dan efek negatif yang ditimbulkan.

Dzhai: Dzhallil (lindunglah). Naungi anak Anda dengan cinta, kasih sayang dan perlindungan.

‘Ain: ‘Allim (ajarkan). Ajarkan putra-putri Anda dalam ilmu agama dan dunia agar mereka mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik- baik kamu adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Ghoin: Ghayyir (ubahlah). Ubahlah perilaku Anda yang dipandang tidak sedap oleh putra putri Anda baik dengan cara berhenti dari perilaku tidak terpuji atau menambah perilaku yang terpuji.

Fa: Farriq (bedakan). Bedakan antara generasi Anda dan generasi putra putri Anda. Bedakan antara cara pandang Anda dengan cara pandang mereka. Ini bukan berarti kita membiarkan mereka dengan keadaan mereka sehingga mereka menjadi generasi yang tidak sesuai dengan keluarga.

Qof: Qobbil (ciumlah). Ciumlah anak Anda setiap hari. Demikian juga izinkan mereka mencium Anda dan pasangan Anda setiap hari.

Kaf: Karrim (muliakan). Muliakan putra putri Anda. Jauhkan mereka dari kehinaan, kerendahan dan tuduhan kebodohan, bersikap menyia-nyiakan dan buruk etika.

Lam: Laamis (sentuhlah). Sentuhlah anak Anda. Jangan jauhkan dia dari sentuhan yang akan menanamkan cinta di dalam hatinya.

Mim: Maazih (bergurauhlah). Berguraulah dengan anak-anak Anda. Ajaklah mereka bermain. Berikan kebahagiaan di dalam jiwa mereka.

Nun: Naaqisy (ajaklah berdialog). Ajaklah anak Anda berdialog. Ajaklah dia diskusi. Tanda kepribadian seseorang adalah ucapakannya dan bagaimana dia menggunakannya.

Ha: Haddi (tenangkan). Tenangkan diri Anda. Jangan panik dan bersabarlah. Apakah Anda mengira hari, minggu atau bulan berlalu begitu saja tanpa terjadi permasalahan, percekcokan atau perbedaan pendapat? Tentu saja tidak. Ketika terjadi permasalahan, pastikan anak-anak Anda melihat Anda dalam keadaan tenang hingga mereka dapat bersimpati kepada Anda.

Wau: Waddi (antarkan). Antarkan dan jemputlah. Anak memiliki hak untuk diperhatikan hingga mereka merasakan cinta kita kepada mereka.

Ya: Yassir (mudahkan). “Mudahkanlah jangan kalian buat susah”, sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di antara hak anak atas orang tuanya adalah mendapatkan kemudahan dalam berinteraksi. Jangan menuntut anak Anda sesuatu yang tidak mereka bisa. Jika Anda ingin ditaati, mintalah sesuatu yang bisa dikerjakan. Kadang anak tidak bisa melaksanakan tugas yang diberikan. Tolonglah mereka. Kadang mereka gagal dalam menjalankan tugas. Mintalah dan doronglah mereka untuk berusaha lagi di lain waktu.

Qof : Quraan,  cintailah dan bawalah Quraan sampai mati...didik anak2 cintai alquran..

*sayangilah anak2 kita jadilah ibu ayah yang terbaik untuk anak2 didunia dan akhirat

Assalamualaikum..
I'm back..

Menulis coretan ini dalam perut flight..merentasi laut..dok atas langit..melanggar awan2 kecil..lantas membuat aku tersedar dari tido..
Allah3..letihnya..penat yang teramat..
Hari ni sebak..sedih..gembira pon ada..
Kepulangan yg membawa 1 amanah..
Semua rakan2 guru peluk..titipkan doa..bagi kata2 semangat..untuk aku..
Hari ini.
Menuju ke tawau.untuk pulang..dalam perjalanan diiringi hujan.
Persoalan banyak dtg menjengah dalam fikiran..

Benarkah keputusan yang dibuat ini?
Betulkah dia yang ditakdirkan untuk aku?
Layakkah aku untuk dia?
Mampukah dia jaga aku seperti ayah umi jaga?
Adakah aku sudah bersedia?
Soalan.
Soalan.
Soalan demi soalan.

Astagfirullahalazim...hati aku sedang diuji..aku berperang dengan perasaan sendiri..Allah3..Amanah yang akan aku pikul..tanggungjawab yang besar..
Pertukaran kuasa seorang ayah kepada seorang suami..
Pulang yg berhajat..
Drpd seorang bujang yang akan bertukar menjadi seorang isteri..
Drpd seorang yg suka tido kepada yang akan bangun menyiapkan kelengkapan sang suami..
Drpd seorang yang malas masak kepada seorang yg akan kung kang kung kang di dapur..
Kemas rumah..cuci baju..lipat kain..tugas yang bakal dibuat..buat sang suami..
Jaga kehormatan diri..jaga maruah suami..jaga harta..

Semoga kita dipermudahkan kan.
Jaga diri awak tau.
Xlama dah.
4 hari ja..

Kita nak disatukan..
Saya pilih awak.
Saya pilih hati awak.
Untuk jaga saya.hati saya.diri saya.makan minum saya..pkai baju saya.everything tentang saya.
Meski saya belum kenal awak sepenuhnya..
Tapi saya yakin dengan Allah..aturanNya..
Doa saya titipkan.tahajjud saya selitkan..hajat saya pintakan.
Agar ini keputusan yang terbaik.
Keputusan yang benar.

Jadi,
Pegang hati saya.jangan lepaskan.jangan lukakan.jangan patahkan..
Saya tak kuat untuk hadapi kesedihan kedua..

Bismillahirrahmanirrahim..
Lafaz yang mulia saya mulakan..
Langkah pertama..
Bagi memikul amanah itu..
Lagi 4 hari..
Counting...
Allah..bantulah aku..
Awak..bimbing saya..
Jadilah suami seperti Rasulullah dan para sahabat..
Contohi dan teladani mereka..
Saya tidak sempurna.begitu juga awak..
Ikatan yang kita bina itu akan menyempurnakan kita..
Sama2 kita belajar..
Sama2 kita bina..
Sama2 kita corak..
Rumah tangga kita yang suci ini..
Alquran dan assunnah mesti jd pegangan bersama..ilmu..
Yes!
Itu penting utk hadapi segala rintangan dan ujian.jangan mudah melatah.itu kuncinya..ingat balik saat perkenalan kita..di hadapan orang tua..restu mereka..

Jujur.
Saya dah sayangkan awak.
Saya dah cintakan awak.
Tapi.
Saya malu.
Untuk meluahkan rasa itu.
Sebab saya tunggu saat kita bersatu..

Love,
Bakal zaujah awak.

Thursday, September 22, 2016

#CINTA : dua hati kini bersatu

Posted by Nadira Aisya at 1:31 PM 0 comments

Bismillahirrahmanirrahim..
22/9/2016
Pertama kali terbang ke sabah dengan status isteri orang..
.
Alhamdulillah thumma Alhamdulillah.
Tiada lagi pujian yang hendak diucapkan kepada Sang Pencipta dengan nikmat yang hebat ini.
Bergelar seorang isteri kepada seorang lelaki..perkenalan yang hanya sebulan dan kemudian diijabkabulkan dengan sekali lafaz ja..
Percaturan yang hebat..
Dengan sekali lafaz..kita sah jadi suami isteri..Alhamdulillah..
Mjlis kedua2 pihak pon berjalan lancar..
Ramai yang datang..xsangka sangat2..
Mereka dtg bawak doa..bwk keberkatan utk kita..Alhamdulillah.
.
10 hari bersama menjalani kehidupan sbg suami isteri..tetapi dek urusan kerja kita berpisah untuk sementara..
InsyaAllah nati kita jumpa lagi ye abang.
.
Semalam..tatkala menghantar abang di gate J4 untuk penerbangan ke sibu..1 perasaan yang xpernah sayang rasa..sayang cuba kawal..kita borak2..makan2..selfie utk last b4 terbang..tapi sayang kalah..air mata ni laju turun bila abang melangkah ke masuk..siyesly sayang xkuat..rasa nk lari peluk abang..xnak mengiyakan perpisahan ini..
.
Allah hantar perasaan syg + cinta + rindu itu..untuk abang..hebat org yang dah pjj sampai belas2 tahun..sayang salute la..even sayang yang hati batu ni boleh gugur air mata sbb terlalu sakit memendam rindu..
.
Dah xda orang nk kacau tido..dah xda orang nak peluk2..dah xda orang nak sentuh bila sayang dah amik wuduk..hahahhaa..bila teringat moment2 tu syg rasa hebatnya Allah..hadirkan seorang lelaki yang sangat baik.soleh..seperti yang sayang minta dalam doa setiap kali waktu solat..Allah angkat rintihan tu dan Allah bagi bila tiba masanya..
.
Dia memberi mengikut apa yang kita mampu.bukan sbb apa yang kita hendak..even awal mula2 kita knl tu sedikit awkward tu ada..
.
Sempat syg titipkan 1 nota..atas angpow..untuk abang..pesanan dan permohonan maaf sbb xmampu jd isteri yg sempurna..jaga makan pakai abang..
Skrg sayang dlm perjalanan ke ld tp kena patah blik sbb berkabus..xleh nak landing..ujian sedikit Allah bg..doakan selamat sampai..
.
Benar jodoh itu rahsia..jadi jgn sampai kita lupa akan tugas kita sbg khlifah di bumi ini..dek kerana sibuk mengejar cinta manusia..percayalah.saat tiba masanya..takkan cepat takkan lambat walaupun seminit..keep doa dan yakin dengan Allah..dia takkan sia2 kan hambanya..
.
Abang..rindu dah hadir menjengah..
Mohon hati kita kuat utk tempuhi alam pjj ini..
.
Tulusly,
Sayang

Thursday, September 8, 2016

#muhasabah 016: abjad cinta untuk keluarga

Posted by Nadira Aisya at 8:26 AM 0 comments

Alif: Addib (didiklah adab). Didiklah anak sopan santun

Ba’: Bayyin (jelaskan). Jelaskan pendapat dan nasehat Ayah dan Bunda.

Ta’: Ta’assaf (minta maaflah). Tak ada aib bagi orang tua untuk meminta maaf kepada anaknya.

Tsa’: Tsaqqif (didiklah). Didiklah anak Anda dan bekali mereka dengan pengetahuan. Pengetahuan yang membantu anak membangun kepribadian yang bijak.

Jim: Jaahid (berjihadlah). Berjihadlah bersama anak-anak Anda di jalan Allah. Jenis-jenis jihad sangat banyak, dan berperang di jalan Allah adalah tingkatan yang tertinggi.

Ha: Habbib (buat mereka mencintai). Buatlah mereka mencintai kebaikan.

Kha: Khaalil (jadilah teman). Jadilah teman bagi putra putri Anda. Jadilah teman bicara bagi mereka untuk memahami maksud mereka dan mengetahui rahasia-rahasia mereka. Jadilah kawan bagi mereka untuk selalu menasihati dan mengarahkan mereka.

Dal: Daafi’ (belalah). Belalah putra Anda. Jangan biarkan mereka menjadi umpan empuk Iblis dan para tentaranya, baik dari golongan jin dan manusia.

Dzal: Dzakkir (beri peringatan). Karena peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman, sebagaimana dalam firman Allah di surat Adz-Dzariyat : 55.

Ra: Raghghib (beri harapan). Berilah harapan untuk meraih surga yang paling tinggi.

Za: Zayyin (hiasilah). Hiasilah kata dan ucapan Anda. Kata-kata yang baik mempunyai pengaruh di dalam jiwa anak.

Sin: Sallim (ucapkan salam). Ucapkan salam kepada putra dan putri Anda.

Syin: Syaarik (temanilah). Temanilah putra dan putri Anda dalam tanggung jawab mereka ketika mereka meminta Anda secara langsung.

Shad: Shil (eratkan hubungan). Eratkan hubungan Anda dengan anak. Ajarkan mereka bagaimana menjaga tali silaturahmi dengan kerabat. Ini adalah ajaran agama Islam dan merupakan salah satu prinsip interaksi dalam beragama.

Dhad: Dhaarib (ajari bertransaksi). Ajari anak Anda bertransaksi yang halal seperti berdagang dan jual beli. Agama kita menganjurkan kita untuk tidak mengemis, menyerah atau menggantungkan diri pada orang lain.

Tha: Thabbib (obati). Obati putra-putri Anda. Jangan telantarkan mereka karena kesibukan Anda atau prasangka buruk. Bersegeralah bertindak untuk menjaga mereka dari sakit dan efek negatif yang ditimbulkan.

Dzhai: Dzhallil (lindunglah). Naungi anak Anda dengan cinta, kasih sayang dan perlindungan.

‘Ain: ‘Allim (ajarkan). Ajarkan putra-putri Anda dalam ilmu agama dan dunia agar mereka mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik- baik kamu adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Ghoin: Ghayyir (ubahlah). Ubahlah perilaku Anda yang dipandang tidak sedap oleh putra putri Anda baik dengan cara berhenti dari perilaku tidak terpuji atau menambah perilaku yang terpuji.

Fa: Farriq (bedakan). Bedakan antara generasi Anda dan generasi putra putri Anda. Bedakan antara cara pandang Anda dengan cara pandang mereka. Ini bukan berarti kita membiarkan mereka dengan keadaan mereka sehingga mereka menjadi generasi yang tidak sesuai dengan keluarga.

Qof: Qobbil (ciumlah). Ciumlah anak Anda setiap hari. Demikian juga izinkan mereka mencium Anda dan pasangan Anda setiap hari.

Kaf: Karrim (muliakan). Muliakan putra putri Anda. Jauhkan mereka dari kehinaan, kerendahan dan tuduhan kebodohan, bersikap menyia-nyiakan dan buruk etika.

Lam: Laamis (sentuhlah). Sentuhlah anak Anda. Jangan jauhkan dia dari sentuhan yang akan menanamkan cinta di dalam hatinya.

Mim: Maazih (bergurauhlah). Berguraulah dengan anak-anak Anda. Ajaklah mereka bermain. Berikan kebahagiaan di dalam jiwa mereka.

Nun: Naaqisy (ajaklah berdialog). Ajaklah anak Anda berdialog. Ajaklah dia diskusi. Tanda kepribadian seseorang adalah ucapakannya dan bagaimana dia menggunakannya.

Ha: Haddi (tenangkan). Tenangkan diri Anda. Jangan panik dan bersabarlah. Apakah Anda mengira hari, minggu atau bulan berlalu begitu saja tanpa terjadi permasalahan, percekcokan atau perbedaan pendapat? Tentu saja tidak. Ketika terjadi permasalahan, pastikan anak-anak Anda melihat Anda dalam keadaan tenang hingga mereka dapat bersimpati kepada Anda.

Wau: Waddi (antarkan). Antarkan dan jemputlah. Anak memiliki hak untuk diperhatikan hingga mereka merasakan cinta kita kepada mereka.

Ya: Yassir (mudahkan). “Mudahkanlah jangan kalian buat susah”, sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di antara hak anak atas orang tuanya adalah mendapatkan kemudahan dalam berinteraksi. Jangan menuntut anak Anda sesuatu yang tidak mereka bisa. Jika Anda ingin ditaati, mintalah sesuatu yang bisa dikerjakan. Kadang anak tidak bisa melaksanakan tugas yang diberikan. Tolonglah mereka. Kadang mereka gagal dalam menjalankan tugas. Mintalah dan doronglah mereka untuk berusaha lagi di lain waktu.

Qof : Quraan,  cintailah dan bawalah Quraan sampai mati...didik anak2 cintai alquran..

*sayangilah anak2 kita jadilah ibu ayah yang terbaik untuk anak2 didunia dan akhirat

Wednesday, September 7, 2016

#CINTA : ku pilih hatimu

Posted by Nadira Aisya at 11:13 PM 0 comments

Assalamualaikum..
I'm back..

Menulis coretan ini dalam perut flight..merentasi laut..dok atas langit..melanggar awan2 kecil..lantas membuat aku tersedar dari tido..
Allah3..letihnya..penat yang teramat..
Hari ni sebak..sedih..gembira pon ada..
Kepulangan yg membawa 1 amanah..
Semua rakan2 guru peluk..titipkan doa..bagi kata2 semangat..untuk aku..
Hari ini.
Menuju ke tawau.untuk pulang..dalam perjalanan diiringi hujan.
Persoalan banyak dtg menjengah dalam fikiran..

Benarkah keputusan yang dibuat ini?
Betulkah dia yang ditakdirkan untuk aku?
Layakkah aku untuk dia?
Mampukah dia jaga aku seperti ayah umi jaga?
Adakah aku sudah bersedia?
Soalan.
Soalan.
Soalan demi soalan.

Astagfirullahalazim...hati aku sedang diuji..aku berperang dengan perasaan sendiri..Allah3..Amanah yang akan aku pikul..tanggungjawab yang besar..
Pertukaran kuasa seorang ayah kepada seorang suami..
Pulang yg berhajat..
Drpd seorang bujang yang akan bertukar menjadi seorang isteri..
Drpd seorang yg suka tido kepada yang akan bangun menyiapkan kelengkapan sang suami..
Drpd seorang yang malas masak kepada seorang yg akan kung kang kung kang di dapur..
Kemas rumah..cuci baju..lipat kain..tugas yang bakal dibuat..buat sang suami..
Jaga kehormatan diri..jaga maruah suami..jaga harta..

Semoga kita dipermudahkan kan.
Jaga diri awak tau.
Xlama dah.
4 hari ja..

Kita nak disatukan..
Saya pilih awak.
Saya pilih hati awak.
Untuk jaga saya.hati saya.diri saya.makan minum saya..pkai baju saya.everything tentang saya.
Meski saya belum kenal awak sepenuhnya..
Tapi saya yakin dengan Allah..aturanNya..
Doa saya titipkan.tahajjud saya selitkan..hajat saya pintakan.
Agar ini keputusan yang terbaik.
Keputusan yang benar.

Jadi,
Pegang hati saya.jangan lepaskan.jangan lukakan.jangan patahkan..
Saya tak kuat untuk hadapi kesedihan kedua..

Bismillahirrahmanirrahim..
Lafaz yang mulia saya mulakan..
Langkah pertama..
Bagi memikul amanah itu..
Lagi 4 hari..
Counting...
Allah..bantulah aku..
Awak..bimbing saya..
Jadilah suami seperti Rasulullah dan para sahabat..
Contohi dan teladani mereka..
Saya tidak sempurna.begitu juga awak..
Ikatan yang kita bina itu akan menyempurnakan kita..
Sama2 kita belajar..
Sama2 kita bina..
Sama2 kita corak..
Rumah tangga kita yang suci ini..
Alquran dan assunnah mesti jd pegangan bersama..ilmu..
Yes!
Itu penting utk hadapi segala rintangan dan ujian.jangan mudah melatah.itu kuncinya..ingat balik saat perkenalan kita..di hadapan orang tua..restu mereka..

Jujur.
Saya dah sayangkan awak.
Saya dah cintakan awak.
Tapi.
Saya malu.
Untuk meluahkan rasa itu.
Sebab saya tunggu saat kita bersatu..

Love,
Bakal zaujah awak.

About Me

My Photo
Nadira Aisya
aku insan biasa,yang menyanjung setiap hikmah kalimah se0rang daie..Lantaran itu ku kan terus berdiri mendukung risalah ini..
View my complete profile
Powered by Blogger.

Followers

j0m gege


ShoutMix chat widget

d0a se0rang kekasih

About this blog